![]() |
| USECASE TOKO BAJU |
Skenario
ORDER
Use case :
order
Aktor :
costumer, pegawai
Deskripsi : aktivitas
pembelian barang dari costumer kepada pegawai. Dibagi menjadi dua jenis, yaitu
pembelian secara langsung dan pembelian secara pemesanan terlebih dahulu dan
barang nya akan dikirim ke tempat costumer (pemesan).
Pre-condition :
costumer yang akan memesan barang.
Post-condition : pegawai akan
mempersiapkan barang yang sudah dipesan oleh costumer dan langsung diberikan
atau di kirimkan oleh petugas pengirim kepada costumer.
Main flow : 1. Costumer
memesan barang yang akan dibeli
2.
petugas menerima pesanan dan langsung menyiapkan barang
3. pegawai langsung
memberikan jika costumer memesan secara langsung. Apabila costumer meminta
dikirim ke tempat costumer, pegawai menghubungi petugas pengiriman untuk
mengirim barang ke tempat yang diminta costumer.
Alternatife flow: jika barang yang dipesan tidak ada, maka petugas akan
menyarankan kepada costumer untuk menunggu beberapa waktu sampai barang yang
dipesan ada. Namun apabila costumer tidak menghendaki, maka costumer dapat
membatalkan pesanan.
Exception :
penyetujuan pemesanan.
LAPORAN KEUANGAN
Use case :
laporan keuangan
Aktor :
manajer, pegawai
Deskripsi : aktifitas laporan
keuangan yang menentukan berapa penghasilan perusahaan selama satu hari, satu
bulan, bahkan satu tahun.
Pre-condition :
data pembelian selama satu hari yang belum di input oleh pegawai.
Post-condition : data pembelian
yang telah diinput oleh pegawai dan dijadikan laporan keuangan kepada manajer.
Main flow : 1. Pegawai
menginputkan data pembelian.
2.
pegawai menghitung semua data pembelian tadi.
3. pegawai mengecek
data yang diinputkan dengan barang yang masih tersedia di gudang, apakah benar
atau tidak. Ditakutkan ada barang atau pembelian yang loss.
4. Apabiala
semuanya sudah selesai, petugas menyimpan data tersebut sebagai laporan
keuangan kepada manajer yang harus dipertanggung jawabkan.
Alternatife flow: jika data yang diinputkan tidak benar atau tidak sama
dengan barang yang masih tersisa di gudang, maka pegawai harus mengecek ulang
kembali semuanya dari awal dan memastikan semuanya tidak ada yang loss.
Exception :
laporan keuangan sebagai hasil pendapatan perusahaan.
STOK BARANG
Use case :
stok barang
Aktor :
suplier, pegawai, manajer
Deskripsi : aktifitas
yang memberitahukan jumlah barang yang terdapat di gudang.
Pre-condition :
jumlah barang yang masih tersedia di gudang.
Post-condition : penambahan
barang apabila barang yang tersedia sudah sedikit.
Main flow : 1. Pegawai
akan menginputkan data barang yang terjual perhadi nya, dengan demikian dapat
diketahui berapa jumlah barang yang tersisa perharinya.
2.
jika jumlah barang yang tersedia di gudang sudah mulai sedikit, pegawai akan
menghubungi dan memesan kepada suplier untuk mengirim barang lagi.
3. pegawai akan
membuat laporan apa saja yang dipesan kepada suplier, yang nantinya akan
diberikan kepada manajer.
Alternatife flow: jika barang yang ada di gudang masih banyak, pegawai
tidak akan memesan barang kepada suplier.
Exception :
pengadaan barang.
DIAGRAM ACTIVITY
SISTEM PENGORDERAN
SISTEM LAPORAN KEUANGAN
SISTEM STOK BARANG




0 komentar:
Posting Komentar