Selasa, 10 Juni 2014

on Berikan Komentar

Jenis-jenis diagram pada sistem analisi beserta contohnya.

USECASE TOKO BAJU























Skenario

ORDER
Use case              : order
Aktor                     : costumer, pegawai
Deskripsi             : aktivitas pembelian barang dari costumer kepada pegawai. Dibagi menjadi dua jenis, yaitu pembelian secara langsung dan pembelian secara pemesanan terlebih dahulu dan barang nya akan dikirim ke tempat costumer (pemesan).
Pre-condition    : costumer yang akan memesan barang.
Post-condition  : pegawai akan mempersiapkan barang yang sudah dipesan oleh costumer dan langsung diberikan atau di kirimkan oleh petugas pengirim kepada costumer.
Main flow           : 1. Costumer memesan barang yang akan dibeli
2. petugas menerima pesanan dan langsung menyiapkan barang
3. pegawai langsung memberikan jika costumer memesan secara langsung. Apabila costumer meminta dikirim ke tempat costumer, pegawai menghubungi petugas pengiriman untuk mengirim barang ke tempat yang diminta costumer.
Alternatife flow: jika barang yang dipesan tidak ada, maka petugas akan menyarankan kepada costumer untuk menunggu beberapa waktu sampai barang yang dipesan ada. Namun apabila costumer tidak menghendaki, maka costumer dapat membatalkan pesanan.
Exception            : penyetujuan pemesanan.

LAPORAN KEUANGAN
Use case              : laporan keuangan
Aktor                     : manajer, pegawai
Deskripsi             : aktifitas laporan keuangan yang menentukan berapa penghasilan perusahaan selama satu hari, satu bulan, bahkan satu tahun.
Pre-condition    : data pembelian selama satu hari yang belum di input oleh pegawai.
Post-condition  : data pembelian yang telah diinput oleh pegawai dan dijadikan laporan keuangan kepada manajer.
Main flow           : 1. Pegawai menginputkan data pembelian.
2. pegawai menghitung semua data pembelian tadi.
3. pegawai mengecek data yang diinputkan dengan barang yang masih tersedia di gudang, apakah benar atau tidak. Ditakutkan ada barang atau pembelian yang loss.
4. Apabiala semuanya sudah selesai, petugas menyimpan data tersebut sebagai laporan keuangan kepada manajer yang harus dipertanggung jawabkan.
Alternatife flow: jika data yang diinputkan tidak benar atau tidak sama dengan barang yang masih tersisa di gudang, maka pegawai harus mengecek ulang kembali semuanya dari awal dan memastikan semuanya tidak ada yang loss.
Exception            : laporan keuangan sebagai hasil pendapatan perusahaan.

STOK BARANG
Use case              : stok barang
Aktor                     : suplier, pegawai, manajer
Deskripsi             : aktifitas yang memberitahukan jumlah barang yang terdapat di gudang.
Pre-condition    : jumlah barang yang masih tersedia di gudang.
Post-condition  : penambahan barang apabila barang yang tersedia sudah sedikit.
Main flow           : 1. Pegawai akan menginputkan data barang yang terjual perhadi nya, dengan demikian dapat diketahui berapa jumlah barang yang tersisa perharinya.
2. jika jumlah barang yang tersedia di gudang sudah mulai sedikit, pegawai akan menghubungi dan memesan kepada suplier untuk mengirim barang lagi.
3. pegawai akan membuat laporan apa saja yang dipesan kepada suplier, yang nantinya akan diberikan kepada manajer.
Alternatife flow: jika barang yang ada di gudang masih banyak, pegawai tidak akan memesan barang kepada suplier.
Exception            : pengadaan barang.


DIAGRAM ACTIVITY

SISTEM PENGORDERAN

SISTEM LAPORAN KEUANGAN



SISTEM STOK BARANG


0 komentar:

Posting Komentar